Thursday, September 18

Jejaka Bulan

Mungkin hanya seketika;
kau hadir memasang angan bahagia.
Namun yang hanya seketika -
menulis satu kenangan indah yang takkan pernah aku lupa.

Kau -
laksana bulan yang terang,
bersama malam engkau datang,
dan pagi engkau turut pulang.

dan aku -
si gadis mentari,
muncul selepas dinihari,
menerangi dunia setiap hari.

Berbezanya kita bukan tidak bisa jatuh cinta.

No comments: