Skip to main content

Posts

Elizabeth Natassja Rinie

Been through hardships in finding friends - ever since I was a kid. Until now, I don't really know how friends really look like. REAL BEST FRIEND. I knew this one girl during my matriculation - I really fell in love with her (in term of friends, please).  One thing I want her to know (even if she is sitting right here, next to me): Dear Elizabeth Natassja Rinie - I love you, from the first sight until my last. Thank you for being there with me, all this hard time, up and low, happy and sad. Thank you so much. *hugs and kisses*

No Judging, please?

A: She gave birth to child without wedlock. B: She make sins but she wore hijab. C: She's a b (ya, you know). And you -- the one who listens - what would you be thinking - if the person they are talking about is your best friend; the one who take care of you when you are sick, the one who is always there to listens to your mumbling, the one who lends you money when you are out of cash, the one -- who means everything to you. No pointing fingers - but I say, if you know someone better, you shouldn't treat him/her bad because of what people said about them.

Tin Kosong

Kau nyalakan satu keinginan dalam hatiku -- untuk ingin pergi jauh-jauh dari fana. Kau beriku harapan - bahawa bilamana aku bangkit nanti kau sudah tunggu di penghujung jalan mati. Mana kamu - yang manis janji? Tin kosong.

Sayang, takpe.

Belek. Letak. Bukak dompet. "Kak, yang ni takde discount ke?" "Takde dik. Ni latest." "Ala saya regular customer kak." "Ye ke? Tak pernah nampak." "Selalu saya datang sini." "Datang je, tak beli, kan." Apa yang aku ingin -- dirampas terus dari aku. "Sayang, takpe. Ada duit boleh tu." Dan aku terus keluar dari kedai CD tu. aku nak engkau TOP. kbye

Lepas

Bila akhirnya suatu hari kau bangun dan rasa ringan pada minda - kau sudah melepaskan segala bebanan, yang pasang sarang dalam benak. yang bina istana buruk dalam kepala. Bebas. dan teruslah lepas.

Film Review: Resipi

For a person without cinema nowhere -- Astro Box Office is the only TV show that satisfies my weekend. (yes, because I'm lazy to download movies). And here's one of the August movie. (yes, sekarang bulan puasa dan aku dah lapar sebab tengok cerita ni. menyesal tskkk T______T) Sinopsis:  Radiah pindah semula ke rumah ibubapanya demi untuk menjaga ayahnya. Radiah mula memasak mengikut resipi arwah ibunya, dan mula mempelajari tentang dirinya dan juga tentang ibu dan ayahnya. It's quite a time when I last watched a Malay movie -- a full excitement movie, without getting a grab of anything. The story line just don't satisfy me that much. And this movie, is quite interesting for me. Maybe for the sympathy level for me, or just maybe I'm that "touched-type" person. But I remember what Dato' Rahim Razali said: "Kadang-kadang kita alpa, dan tak menghargai apa yang kita ada. Selepas ia tiada, baru kita rasa kehilangan." Ta...

Jangan Baca Novel Ni!

Suatu hari biasa dekat Sibu. Gua paling suka naik tingkat yang ada Public Book dekat Wisma Sanyan - semua kedai buku adalah kedai buku kegemaran aku, senang cerita. And then, this. Amaran gua satu jelah, ikut arahan pada muka surat depan buku ni. Memang - tak dapat nak dinafikan, menyesal gila gua baca. Sebab... MEMANG BEST GILA TAHAP MENGALIR AIR MATA! Satu benda yang bila nak tau buku ni pasal apa - memang susah nak conclude apa. Sebagai peminat buku-buku indie dan bergenre thriller dan yang bersepupu tu, buku ni adalah naskhah terbaik. Dua kali dah gua khatam, beb. "A very disturbing one." Amaran keras: Cuak.